Inilah Hak Anak yang Harus Dipenuhi Oleh Orang Tua

Setiap orang tua, pasti ingin memberikan yang terbaik bagi anak-anaknya, akan tetapi Anak juga mempunyai hak yang harus dipenuhi oleh orang tua. Bicara tentang anak dan terlepas bahwa anak adalah darah daging dari orang tua, anakpun mempunyai hak yang harus dipenuhi oleh orang tua berdasarkan yang disepakati berbagai negara pada tahun 1989.

Seluruh kepala negara pada saat itu menjanjikan hak kepada seluruh anak. Dimana kategori anak berusia 18 tahun ke bawah. Kesepakatan pemberian hak tersebut mengadopsi konvensi PBB untuk hak anak. Dalam konvensi itu mengatur cara-cara yang harus dilakukan supaya anak dapat bertumbuh kembang dengan baik, sehat, mendapatkan pendidikan, bisa didengar dan diperlakukan dengan adil.

Parents with their children walking in forest

Seperti yang kita ketahui bersama, anak adalah usia rentan dan belum mampu berdiri sendiri dalam menghadapi kehidupan. Anak juga rentan terhadap perlakuan buruk, dari orang lain bahkan terkadang dari lingkup keluarganya sendiri. Itulah pentingnya bagi kita mengetaui hak-hak anak yang ada dalam konvensi hak yang memiliki total pasal 54. Dimana pasal 43-54 berisi kerja sama pemerintah dan orang dewasa untuk memenuhi hak anak.

Baca juga: Benarkah Orang yang Sudah Menikah Lebih Bahagia daripada Single?

Sedangkan untuk pasal-pasal lain secara garis besar berisi tentang hak mendasar anak seperti tak ada diskriminasi, keputusan yang menyangkut anak harus merupakan yang terbaik bagi anak, semua anak berhak atas kehidupan, begitu juga soal pendidikan.

Anak untuk tinggal dengan orang tua pun ada dalam hak, kecuali hal tersebut merugikan anak. Anakpun memiliki hak dalam kebebasan berfikir dan berkeyakinan serta beragama, sepanjang itu tidak menghalangi atau melanggar hak orang lain.

Dalam pasal lain tepatnya pasal 15 pun anak memiliki hak untuk bermain dan berkumpul dengan anak-anak lainnya.  Sedangkan pasal 16 pun dijelaskan bahwa anak memiliki hak privasi yang juga harus dilindungi. Dan pasal-pasal lain yang intinya adalah perlindungan terhadap hak anak.

Sebagai orang tua, kita memang sudah memiliki kewajiban untuk memberikan yang terbaik pada anak tanpa embel-embel. Sebab, sang anak lahir atas kehendak kita dan atas keinginan kita. Memberi yang terbaik adalah bentuk tanggung jawab kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>