Pacaran Tak Bahagia, Ini Tanda dan Cara Menghindari Toxic Relationship

Banyak pasangan yang tak sadar kalau sebenarnya hubungan mereka itu nggak sehat karena ketidaktahuan akan tanda dan cara menghindari toxic relationship. Memiliki hubungan yang nggak sehat alias toxic relationship itu tak menyenangkan dan akan berdampak buruk untuk masing-masing.

Sebuta-butanya dengan cinta, tetapi untuk hal ini kamu nggak boleh menutup mata. Sebab, toxic relationship bisa membuat fisik dan mental kamu tersakiti. Nggak mau dong kisah asmara kamu berjalan tak seindah seperti yang kamu bayangkan.

Baca juga: Benarkah Orang yang Sudah Menikah Lebih Bahagia daripada Single?

Lalu seperti apa sih ciri toxic relationship itu? Bagaimana cara menghindarinya? Berikut HerGrid lansir dari berbagai sumber, tanda-tanda dan cara menghindari diri dari hubungan yang nggak sehat alias toxic relationship.

Tanda Hubungan Nggak Sehat

Ilustrasi_pasangan_bertengkar(freepik)

1. Sering Bertengkar

Dalam hubungan asmara, pertengkaran adalah hal yang wajar. Namun, jika kamu dan pasangan terlalu sering bertengkar bahkan untuk hal yang sepele seperti memperdebatkan soal film, makanan, dan lainnya bisa jadi kamu sedang terjebak dalam toxic relationship.

2. Selalu Disalahkan

Salah satu tanda kalau kamu sedang berada dalam toxic relationship adalah selalu disalahkan oleh pasangan. Misalnya saja, saat pasanganmu membuat kesalahan, baik itu yang disengaja ataupun tidak. Ia tidak mau mengakui kesalahannya, dan justru berbalik marah kepadamu.

Jika pasanganmu seperti itu, bisa jadi kamu berada dalam hubungan yang nggak sehat, karena hubungan yang sehat itu harus bisa menerima dan saling melengkapi satu sama lain.

3. Kamu Merasa Tak Bahagia

Umumnya, saat menjalani hubungan asmara kamu akan merasa bahagia. Namun, jika kamu nggak merasakan kebahagiaan karena terlalu sering bertengkar dan berbeda pendapat, mungkin ini saatnya untuk berpikir ulang mengenai hubungan kalian.

Cara Menghindari Diri dari Toxic Relationship

Photo of young couple having a fight. Girl and her boyfriend had a huge fight the day before valentines day. Maybe he just did not prepared her a present. Or she. Hope they would not break up. Couple concept

1. Kenali Tandanya

Kamu harus bisa mengenali tandanya, apakah hubungan yang sedang kamu jalani baik-baik saja atau tidak. Jangan menutup mata untuk hal ini, percayalah kamu akan mendapatkan seseorang yang jauh lebih baik dan bisa membuatmu bahagia. Jangan ragu untuk melepaskan dia yang tak menghargaimu.

2. Tetapkan Hati untuk Melepaskan

Kamu harus menetapkan hati untuk melepaskan dan mengakhiri hubungan kalian. Jangan pernah mempertimbangkan ulang keputusanmu itu. Jika perlu, block semua kontak dan sosial media pasanganmu.

3. Fokus pada Diri Sendiri dan Lakukan Kegiatan Positif

Setelah berhasil melepaskannya, dan sebelum memulai hubungan dengan orang baru, kamu perlu fokus pada dirimu sendiri. Cintai dan terima dirimu apa adanya. Lakukanlah kegiatan yang positif, seperti membaca buku, berkumpul bersama sahabat dan keluarga, atau mencari hobi baru.

Itulah beberapa tanda dan ciri tooxic relationship. Semoga artikel ini bisa membantumu melewati dan melepaskan hubungan yang nggak sehat. 🙂

Aman dan Anti Ribet, 5 Tips Solo Traveling untuk Wanita!

Tak hanya laki-laki yang bisa melakukan solo traveling, wanita juga bisa lho. Namun, mungkin beberapa dari kamu enggan melakukan solo traveling karena takut mengalami kejadian yang kurang menyenangkan atau merasa ribet saat packing. Nah buat kaum wanita yang ingin melakukan solo traveling wajib menyimak tips solo traveling untuk wanita anti ribet dan aman di bawah ini. Dijamin deh kamu bakalan sukses melakukan solo traveling ke tempat idaman.

1. Cari Informasi yang Banyak

Ilustrasi wanita mencari informasi. (freepik/pvproductions)

Tips solo traveling untuk wanita aman dan anti ribet yang pertama adalah mencari informasi yang banyak seputar tempat yang akan kamu tuju. Kamu harus mencari informasi seperti transportasi, atau kondisi lingkungan sekitar tempat penginapan kamu. Pastikan juga penginapan yang akan kamu tempati aman, nyaman dan terpercaya.

2. Pakai Tas yang Tepat

Ilustrasi tas untuk solo traveling. (freepik/jcomp)

Saat melakukan solo traveling, sebaiknya kamu menggunakan tas yang tepat. Hindari membawa barang yang terlalu banyak atau menggunakan koper. Hal ini karena, koper akan merepotkan dan bisa membuat kamu ribet nantinya. Sebaiknya kamu menggunakan tas ransel, dan pastikan barang-barang bawaan kamu masuk semua ke dalamnya.

3. Gunakan Pakaian yang Tak Menarik Perhatian

Ilustrasi wanita memilih baju. (freepik)

Tips penting selanjutnya untuk wanita yang mau melakukan solo traveling adalah menggunakan pakaian yang tepat dan tak menarik perhatian. Berpakaian minim dan terlalu ketat bisa mengundang para lelaki hidung belang untuk menggodamu. Kamu juga perlu menjaga tingkah laku supaya lebih aman saat melakukan solo traveling.

4. Jangan Menggunakan Perhiasan Berlebihan

Ilustrasi kotak perhiasan. (freepik/bearfotos)

Menggunakan perhiasan berlebihan saat melakukan solo traveling berisiko mengundang seseorang melakukan tindakan kriminal terhadapmu. Sebelum berangkat pastikan kamu meninggalkan perhiasan yang kamu gunakan di rumah ya.

5. Jangan Mudah Percaya dengan Orang Lain

Ilustrasi wanita dan pria. (freepik/katemangostar)

Tips selanjutnya untuk wanita yang mau melakukan solo traveling adalah jangan mudah percaya dengan orang lain terutama saat kamu baru berkenalan dengannya. Boleh ramah, namun jangan terlalu ramah ya. Hindari juga apabila ada seseorang yang menawarkan makanan, minuman dan tumpangan gratis. Tolak secara halus dan tegas, hal ini bertujuan untuk menghindari sesuatu yang nggak kamu inginkan.

Itulah beberapa tips yang bisa kamu ikuti saat melakukan solo traveling. Usahakan untuk tetap berkomunikasi dengan keluarga, atau teman terdekat agar mereka bisa mengetahui keberadaanmu. Happy traveling, ladies! 🙂

Biar Nggak Cepat Rusak, Hindari 5 Makanan Ini Setelah Memakai Behel

Saat ini, penggunaan kawat gigi atau behel menjadi trend tersendiri bagi sebagaian orang. Beberapa orang menggunakan behel karena alasan kesehatan, sebagian lagi karena gaya hidup. Namun taukah kamu, menggunakan behel tak semudah yang dibayangkan. Ada banyak proses yang harus dijalankan sebelum akhirnya behel bisa terpasang di gigi kamu. Selain itu, setelah berhasil menggunakan behel, ada beberapa makanan yang harus kamu hindari. Hal ini karena, beberapa jenis makanan tersebut bisa tersangkut pada celah behel dan dapat memengaruhi posisi bahkan menyebabkan kerusakan pada behel dan gigi. Makanan apa saja yang harus anda hindari setelah memakai behel? Simak penjelasannya di bawah ini ya.

1. Buah-buahan dengan Tekstur Keras

Ilustrasi buah Apel. (freepik/8photo)

Makanan pertama yang harus kamu hindari setelah memakai behel yakni buah-buahan yang memiliki tekstur keras seperti, apel, jambu biji hingga pir. Menggigit buah-buahan tersebut memang bisa membersihkan gigi, tetapi tidak saat kamu menggunakan behel.

Tekanan gigitan kuat yang kamu lakukan saat mengonsumsi buah-buahan tersebut bisa membuat kabel dan bracket rusak, serta mengurangi efektivitas pengobatan ortodontik. Jika ingin mengonsumsi buah, sebaiknya beralih pada buah yang memiliki tekstur lunak seperti pisang atau kamu bisa mengolahnya terlebih dahulu sehingga teksturnya menjadi lunak dan lembut.

2. Jagung

Ilustrasi Jagung. (freepik/jcomp)

Jagung rebus atau bakar juga menjadi salah satu makanan yang harus kamu hindari saat memakai behel. Dengan menggigit makanan ini secara langsung bisa membuat behel kamu rusak bahkan terlepas. Kamu tetap bisa mengonsumsi jagung dengan menyerut bijinya atau mengolah menjadi bubur.

3. Permen Karet

Ilustrasi mengunyak permen karet. (freepik/halayalex)

Siapa yang suka mengonsumsi permen karet? Sayangnya permen karet harus dihindari oleh para pengguna behel. Hal ini karena, permen karet yang memiliki tekstur kenyal dan lengket mudah menempel pada behel serta celah gigi kamu. Sisa makanan tersebut akan sulit dibersihkan dan bisa membuat gigi kamu rusak dan menjadi busuk.

4. Kacang dan Biji-bijian

Ilustrasi kacang dan biji-bijian. (freepik/8photo)

Sama seperti permen karet, kacang dan biji-bijian juga termasuk makanan yang harus dihindari setelah kamu memakai behel. Kacang dan biji-bijian mudah menempel pada sela gigi dan behel sehingga sulit dibersihkan. Selain itu, makanan ini memiliki tekstur yang keras dan berisiko membuat kawat gigi kamu menjadi bengkok dan rusak.

5. Daging Sapi atau Kambing

Ilustrasi daging sapi. (freepik/timolina)

Makanan selanjutnya yang harus dihindari setelah memakai behel adalah daging sapi atau kambing. Mengonsumsi daging yang alot dan keras membutuhkan ekstra tekanan saat mengunyahnya. Hal inilah yang bisa menyebabkan kawat di area geraham menjadi longgar dan bisa membuat kawat gigi cepat rusak. Selain itu, serat daging juga bisa tersangkut di antara behel dan gigi, sehingga sulit untuk dibersihkan.

Baca juga: Konsumsi 5 Makanan yang Dapat Meningkatkan Kesuburan Wanita

Itulah beberapa makanan yang harus dihindari saat memakai behel. Kamu tetap bisa mengonsumsi makanan lainnya yang nggak kalah sehat seperti telur, tahu, tempe, sayuran yang telah dimasak dan lainnya. 🙂